Monday, 9 March 2015

Resume The Lucky 7 Stage - Serba Tujuh


Dirangkum oleh Indah Lestari

Para peserta yang tersisa pada babak ini adalah 7 orang perempuan hebat yaitu Isti'adzah Rohyati, Putri Widi Saraswati, Anindita Hendra Puspitasari, Rinrin Indrianie, Anastasye Natanel, Dian Farida Ismyama dan Edmalia Rohmani. The Big 7 MFF Idol 2.

Di babak ini temanya sangat lekat dengan feminisme dengan juri tamu yang (lagi-lagi) perempuan. Beliau adalah Herlina P Dewi. Seorang Editor in chief dan Pimpinan Redaksi Stiletto Book, penerbit buku mayor yang mendedikasikan diri menerbitkan buku-buku fiksi dan nonfiksi yang berkaitan dengan dunia perempuan. Mbak Dewi juga penulis yang sudah menelurkan beberapa buku, diantaranya novel Seribu Kerinduan, Wedding Checklist dan Mengelola Keuangan untuk Perempuan Lajang dan Menikah. Pernah bekerja sebagai penerjemah bahasa Prancis dan manajer keuangan sebuah perusahaan di Jakarta.

Result Show

1.    FF berjudul AIRA TERKUNGKUNG (Gluttony – La – Selasa – Nila) dengan nilai 7,32 adalah karya Anindita Hendra Puspitasari yang berhasil menjadi juara The Big 7 dan melenggang paling depan ke Big 6.

Komentar dari juri Carolina, FF ini Lumayan. Meski tak terlalu mengejutkan. Penulis mencari aman. Sedang menurut juri Sulung, ini adalah cerita yang tak tahu mau dibawa ke mana. Semua tema seperti tempelan saja. Komentar pujian diberikan oleh juri Ariga dan Herlina P. Dewi, menurut mereka ide, diksi dan alurnya oke, judulnya pun terdengar unik.

2.    DUA TANGGA NADA (Wrath – Do – Minggu – Jingga) milik Isti’adzah Rohyati mendapat nilai 7,12. Dengan imun naik dua peringkat, Isti’adzah naik dari peringkat 3 ke peringkat 2.

Sayang sekali, juri tamu Herlina P. Dewi kurang menyukai endingnya yang ekstrem. Sedangkan juri Carolina menilai penulis bermain di wilayah aman, Wrath-nya masih kurang diolah. Namun menurut juri Ariga meski unsur ‘Wrath’ agak kurang tetapi isu feminis terasa sekali dan judul yang oke. Juri Sulung menyukai ide dari FF ini, hanya saja tema feminis yang membentur agama harusnya bisa lebih tajam.

3.    Setelah terjadi pertentangan di meja juri untuk FF miliknya yang berjudul FA (Envy – Fa – Kamis – Kuning), tidak menghalangi Rinrin Indrianie untuk melaju masuk ke The Big 6 dengan nilai 7,25.

Komentar pedas dari juri Carolina, cara penulis memberi twist dengan menjebak pembaca itu too yesterday. Bagi juri Sulung karakter Fa masih kurang kuat. Untuk tema pun masih belum imbang. Ending cerita terburu-buru sehingga tidak terasa wah. Menurut juri Ariga penulis berhasil memadukan 4 unsur wajib menjadi cerita yang memikat. Sedangkan juri tamu Herlina P. Dewi berpendapat ide dan alurnya sudah bagus.

4.   FF berjudul KAMU PERCAYA SAYA (MASIH) BISA SELAMATKAN KAMU, KAN, SAYANG? (Greed – Re – Sabtu – Ungu) milik Putri Widi Saraswati berhasil membuatnya ke peringkat keempat dengan nilai 6,91.

“Rumit seperti biasa, Greed dan tema feminismenya kurang terasa. But yeah, I like it!” begitu komentar juri Carolina. Sedangkan juri Ariga perlu lebih dari sekali baca agar memahami maksud cerita ini. Tema politik yang tak biasa, sayang agak membingungkan di bagian awal obrolan dua orang tokohnya. Bagi juri Sulung, ini adalah FF dengan penceritaan yang berat dengan tema yang berpadu dengan pas, kecuali tema hari yang seperti tempelan. Singkat sekali penilaian juri tamu Herlina P. Dewi, beliau tidak mengerti apa maksud FF ini.

Elimination Show
Untuk peringkat kelima dan keenam seperti biasa harus melalu Vote  dari para member MFF. Berikut 3 karya yang masuk dalam zona merah.

1.    MELAWAN TRAUMA (Lust – Si – Senin – Hijau)
FF milik Edmalia Rohmani berhasil duduk di peringkat keenam dengan nilai akhir 6,73. Vote 9.

Carolina menyukai caranya otak atik puzzle di tengah, lalu semuanya dipertemukan di akhir di bagian dia teringat pada ibunya. Menurut juri Ariga dan juri Herlina P. Dewi judulnya kurang menarik dan twist terlalu biasa. Mengetengahkan ide seorang perempuan sukses yang punya masalah. Sayang, pengungkapan ini baru dilakukan di pertengahan kisah. Sedangkan juri Sulung menilai tangga nada di sini cuma menjadi tempelan yang tak memengaruhi cerita. Ia menyukai konflik yang dibangun. Jika ditambahkan sedikit emosi, FF ini berpotensi jadi cerita yang keren.

2.    BADUT-BADUT SERAKAH (Pride – Sol – Rabu – Biru)
FF milik Dian Farida Ismyama berhasil duduk di peringkat kelima dengan nilai akhir 6,78. Vote 9.

Menurut juri Carolina judulnya kurang sesuai dan kurang bisa mewakili cerita. Kurang eksotis. Padahal ceritanya eksotis banget. Tapi diksinya pas, tidak berlebihan. Juri Ariga menilai cerita ini berhasil menerjemahkan kata 'pride' dengan baik, tapi tidak dengan 3 unsur lainnya. Juri Sulung berkomentar jika ide ceritanya sebenarnya bagus, sayang, penyajiannya buruk. FF ini seperti cuplikan sinopsis. Tak terasa emosi dalam ceritanya. Bagi juri tamu Herlina P Dewi alur dan twistnya lemah.

3.    TENTANG PEREMPUAN DAN PONSELNYA (Sloth – Mi – Jumat – Merah)
FF milik Anastasye Natanel mendapat nilai akhir 6,68 dan duduk di peringkat ketujuh. Vote 8.

Juri Carolina menilai ketimbang sloth, tema cenderung ke lust. Juri Ariga berpendapat idenya lumayan, tapi eksekusinya lemah. Cerita sudah tertebak ujungnya bahkan sebelum paruh pertama berakhir. Begitu pun menurut juri Sulung, di bagian awal biasa, bagian tengah mulai keren, bagian akhir terjun bebas. Ending biasa banget. Untuk tema, tangga nada dan warna hanyalah tempelan yang bisa dibuang begitu saja. Tema malas berpadu feminis seharusnya bisa diolah lebih tajam. Judul dan twist tidak begitu menohok, begitu penilaian juri tamu Herlina P. Dewi.

Yang ikut melaju ke babak berikutnya dan bergabung dalam The Big 6 berdasarkan nilai akhir dan Vote adalah Edmalia Rohmani dan Dian Farida Ismyama. Sedangkan Anastasye Natanel terpaksa harus meninggalkan panggung kompetisi.

Selanjutnya The Big 6 harus menaklukan tantangan berikutnya yaitu SUREAL STAGE. Peserta diminta membuat FF tidak lebih dari 500 kata dengan genre sureal berdasarkan tema wajib yang diberikan. Pada babak ini, Host membagi peserta dalam 3 kelompok dengan tugas hanya saling membantu mengoreksi, memberi masukan dan konsultasi. Kali ini para mentor dibebaskan dari tugas konsultasi.

Reward naik 2 peringkat bagi peringkat 1 sudah tidak berlaku lagi pada babak seterusnya. Dan mulai babak TOP 5, sudah tidak ada lagi 3 terbawah. Peserta dengan nilai terendah langsung tereliminasi.

No comments:

Post a Comment

Followers

Socialize

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *