Thursday, 9 April 2015

Sharing: Kover Buku

Sumber

Soreee teman-teman MFF *\^^/*
Dua hari yang lalu PIC jalan-jalan ke toko buku yang lagi diskon gede-gedean.

Berhubung banyak banget buku yang lagi murah gitu, PIC gila-gilaan pilih buku (pilih buku aja sih), lalu lirik dompet yang sekarat. Mulailah PIC menyortir beberapa buku dan hanya membeli beberapa saja. Duh ini curhatnya kepanjangan! Maaf ya >.<

Nah, PIC mau sharing sama kalian, cover buku yang kayak gimana sih yang bikin kalian berselera buat beli buku? Yuk, ramaikan ‪#‎KamisSharing‬!


Rahmah 'Suka Nulis' Chemist 
Yang banyak warnanya kalo saya hehehe.

Efi Fitriyyah 
Cover oke, tapi blurb juga kudu sukses menggoda. 

Vanda Kemala 
Cover jarang ngaruh sih, soalnya kalo beli buku pasti yang udah diincar, tapi memang cover yang banyak warna pastel gitu, agak menenangkan. Kalaupun ngejreng, nggak nabrak banget deh (misal: orange sama merah, masih dikasih kuning pula).

ChocoVanilla 
Kadang cover buku nggak terlalu penting, Miss ... aku lebih melihat penulis dan judul hehehe ....

Tapi kalo ada yang cover-nya bernuansa klasik dan oldies atau berbau seni suka tertarik juga siihh.

Fardelyn Hacky 
Kover nggak ngaruh sama saya, yang penting isinya bagus berdasarkan review-review.

Sari Widiarti 
Yang penting ngeblend aja cover-nya, kadang ada yang nempelin terlalu banyak unsur (orang, tanaman, langit) yang komposisinya pas ajalah.

Teguh Ismanto 
Cover buat aku nggak terlalu ngaruh sih, tapi aku inget pernah beli novelnya Gayle Forman yang "Where She When" gara-gara lihat gambar gitar di-cover-nya. Gambarnya gitarnya bikin nerka-nerka kira-kira apa hubungannya sama isi dalam novelnya. Dan setelah baca ternyata jreeng... nggak nyesel.

Sri Sugiarti 
Kalau aku sih yang di rekomendasikan sama teman yang terbilang pengalaman dalam buku. Misal buku ini bagus buat pemula penulis dan bla... bla....

Harie Khairiah 
Cover nggak gitu ngaruh, yang penting siapa yang nulis dan apa isi buku itu.

Na Fatwaningrum Adianto 
Yang eye chatching, Miss. Tapi seringnya sih beli buku gara-gara nama pengarangnya, jarang banget karena cover-nya

Febriyan Lukito 
Jangan terlalu ngejreng banget sih kalau saya. Tapi lebih penting isinya. Jadi bakal baca sinopsis dulu. Penulis. Dll. 

Kalau harus dari cover nggak mau yang ngejreng banget dan yang gambar aneh-aneh.

Jiah Al Jafara 
Saya suka cover yang ada tulisan timbulnya, Miss, warna sama gambar sedap dipandang. Nah habis itu nengok blurb-nya. Kalo blurb-nya oke, ya wis ambil.

Kalo duitnya banyak, ya lihat pengarangnya sih hihi. Kalo dah liat pengarangnya dan emang suka model tulisannya, cover nggak jadi masalah.

Ila Rizky Nidiana 
Yang warnanya cerah. Dan ilustrasinya cute

Yati Rachmat 
Bunda nimbrung ah. Bunda yang utama judul di cover-nya, lepas dari warna apapun cover itu. Memikatkah? Baca sinopsisnya yang bikin penasaran pengen beli aja tuh buku, nggak peduli pengarangnya terkenal atau nggak.

Dinda Faiza P 
Kalau harus terlepas dari pengarang dan sinopsis, bakal ambil buku yang font judulnya kebaca jelas (nggak terlalu ribet meliuk-liuk), ilustrasi simple atau yang unik sekalian, warna nggak asal nggenjreng nabrak sana-sini tapi nggak pas.

*Dan sama kayak Mbak Jiah, suka yang covernya timbul.  Gimanaaa gitu haha.

Junioranger All 
Simpel (serial supernova),

unik (Negeri di ujung tanduk, Negeri Para Bedebah).

Erlinda S W 
Yang bukan muka manusia beneran yang berupa foto gitu. Nggak tahu kenapa kalau lihat cover berupa foto orang jadi nggak pengin ambil. Tapi ini buku fiksi ya. Kalau nonfiksi nggak apa-apa. Terus kadang kesengsem sama font dan warna juga sih. Kalo unik suka penasaran.

Ahmad Abdul Mu'izz 
Kover nggak memengaruhi aku buat beli buku apa, sih. Tapi, sejauh ini, kover buku favoritku adalah Supernova Episode Akar yang masih diterbitkan TrueDee.

Puji Sri Wahyuni 
Sketsa-sketsa daun jatuh tertiup angin... garis-garis lekuk coretan.... alam-alam gitu lah....

Grant Gloria Kesuma 
Kalau dari sisi cover-nya, aku nggak suka yang gambarnya serem dan aneh misalnya gambar monster yang aneh-aneh atau gambar hantu yang menyeramkan.

Aditia Yudis 
Nggak terlalu sering beli buku karena kover sih, haha. Tapi aku suka kover yang simpel aja. 

Atria Dewi Sartika 
Aku selalu naksir cover yang berhubungan dengan kopi dan cokelat 

Jadi cover kadang memengaruhi.

Harry Irfan 
Kalau saya, suka cover yang simpel, background-nya warna polos dengan sedikit tulisan atau gambar. Nah, Balada Ching-ching, Kaas, dan Overture adalah salah tiga yang terbeli karena cover-nya layak koleksi.

Isti'adzah Rohyati 
Aku suka kover yang minim dan misterius. Dulu kepincut sama 5 cm karena cuma ada tulisan 5 cm doang di kovernya, dan backgorund-nya hitam. Suka pake banget. Lalu Katarsis, ini minim dan misterius.

Ahmad Abdul Mu'izz 
Kebanyakan kita ternyata suka kover yang simpel, ya.

Dian Farida Ismyama 
Yang penting cover-nya nggak bikin mata jereng karena keramaian ... hehe. Sama, saya juga suka yang simpel, yang judulnya kebaca tanpa harus menyipitkan mata. Apalagi jika sampai kebingungan mencerna mana judul, mana nama penulis, langsung tinggalin deh :)

Lukman Hambali 
klo saya kurang tertarik sama cover yang gambarnya foto orang asli (ini banyak di novel terjemahan) tapi kalau judul, penulis dan sinopsisnya menarik sih ambil juga. Suka dengan warna-warna kalem.

Muhammad Fatoni 
Cover yang misterius dan nggak suka cover yang menunjukkan wajah close-up

Winursih UwienBudi 
Pertama emang jatuh cinta sama cover-nya, setelah itu baca sinopsisnya, kemudian harganya.

Lies Wahyoeni 
Aku suka buku yang kovernya warna pastel, terus temanya sabby chic gitu ... hihihi. Kayak anak muda aja ya, nggak tahu deh selalu lebih tertarik dengan warna-warna pastel ... atau warna-warna earth aku juga suka.

No comments:

Post a Comment

Followers

Socialize

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *