Saturday, 24 October 2015

#FFRabu - Lukisan



Hai hai!
Ini dia link flashfiction MFF-ers pada #FFRabu - LUKISAN hari Rabu tanggal 21 Oktober 2015.
Mau baca-baca? Yuuuuk ~
  1. @arif_wibowo - Surat Perintah Pak Presiden  
  2.  @seivtha - Lukisan Mata
  3. @kukukoala - Kisah Jerawat Ratu
  4. @GlowingGrant - Wajah Ayang dan Bunda
  5. @irfansebs - The Descendant
  6. @Mitha_AdelSanto - Lukisan Negeri Asap
  7. @magnaega - Lip
  8. @RedCarra - Perempuan Bergaun Kelam dan Lelaki Berjas Merah 
  9. @aa_muizz - Lukisan Ibu
  10. @rindrianie - Lukisan Masa Depan
  11. @RinShoak - Melukis Langit
  12. @edmaliarohmani - Curahan Hati Seorang Istri Pelukis 
  13. @jakajunie - Korupsi Jenderal
  14. @teddysnur - Atu, Atu, Atu Tayang Ibu
  15. @nenglisojung - Mutiara Hati
Terima kasih yang sudah ikutan ya :)

Rata-rata flashfictionnya sudah baik, hanya ada beberapa catatan untuk beberapa FF aja. Ada yang sepertinya mengabaikan tema ya. Lain kali, mohon maaf, untuk FF yang mengabaikan tema nggak bisa ikut direkap ya, karena berarti tidak lolos saringan pertama.
Ada flashfiction yang cukup bagus sebenarnya, sayang penulisnya kurang teliti saat mulai memberi tekukan pada ceritanya.

Dan, inilah flashfiction terpilih minggu ini.

---

"Atu, Atu, Atu Tayang Ibu ..."
Oleh: @teddysnur

Lagu “Satu Satu Aku Sayang Ibu” karangan Pak Kasur selalu menjadi lagu pengiring tidur adik, bahkan sejak dia bayi.

Sambil menggendong dalam kain bedong, Ibu mendendangkan dengan lembut di telinganya, hingga terlelap.

Setiap kali kalau adik kesulitan tidur, Ibu pasti menyanyikan lagu tersebut. Bukan lagu anak-anak yang lain. Entahlah, mungkin hanya lagu itu yang Ibu bisa nyanyikan dengan baik, karena liriknya yang jenaka dan nada lagunya yang mudah kita nyanyikan.

Malam ini seperti biasa adik kesulitan tidur.

Namun sekonyong-konyong terdengar lantunan lagu dari mulutnya sendiri.

“Atu atu, atu tayang ibu…” ucap adik terbata-bata.

Dari dalam lukisan, Ibu menitikkan air mata.
---

Ada beebrapa kata yang Miss ganti dengan kata yang lebih tepat. Tapi, ah, sedikit banget kok. Nggak mengganggu cerita sama sekali.
Ini model FF yang menyentuh sisi emosi, dan penulis menyajikannya dengan baik :)
Good job!

Sampai ketemu di #FFRabu berikutnya!

2 comments:

  1. mbak Carolina, maafkan saya...Gak tau kok dalam benak saya temanya "surat" ya...
    jiyaaannnn....
    sekali lagi maaf mbak...

    ReplyDelete

Followers

Socialize

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *